Menjaga agar bibit tanaman kembali FRESH setalah dalam penjalanan lama.

Hari ini saya begitu kuatir, karena bibit buah yang saya pesan via. belanja online dari Kerawang  stress berat. Ini adalah beda dengan pengalaman sebelumnya,  sewaktu saya pesan bibit Kelengkang dari Malang,  saya masih ingat sekali walaupun penjalanan dari Malang ke Banjarbaru memakan waktu ± 4 hari, tapi bibit masih agak fresh.

Tapi kali ini, ampun….. bibit Jaruk Mandarin, bibit Putsa (Apel India), bibit Jambu biji Mutiara dan bibit Sari kaya new varitas sangat stress, bahkan kalau saya boleh katakana sangat-sangat stress. (ah…. gak apa-apa mati, kalau memang mati memang bukan rejeki saya, pikir saya waktu buka kerdus) Read the rest of this entry

Mengolah sampah rumah tangga dengan nyaman dan aman

Masalah sampah adalah masalah semua orang, termasuk komplek perumahan -Banjarbaru, dimana saya tinggal. Warga seringkali membuang sampah sembarangan yang menyebabkan berbagai permasalahan yang timbul selain aroma yang tidak sedap, penyumbatan aliran sungai dan banyak lagi hal-hal yang di timbulkan oleh sampah.

Kondisi inilah yang mendorong saya, untuk mencoba mengelola sampah yang ada di rumah saya, harapan yang ada di benak saya adalah, apa yang saya alami ini dapat sedikit memberikan spirit buat anda sekalian untuk tergerak hatinya untuk dapat memulainya.

Yah,……mengelola sampah sebenarnya tidak terlalu sulit, bahkan kalau boleh saya katakan ini adalah sesuatu yang sangat gampang sekali yang sulit adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengelola sampah yang di hasilkan secara bijaksana.

 
Read the rest of this entry

Weekend : Ke Kebun karet bag-2 ….? (kenapa tidak)

Emmmm, hari ini Senin tepatnya tanggal 16 Mai 2011 udara di wilayah Banjarbaru begitu cerah, matahari bersinar begitu teriknya setalah tadi malam hujan cukup deras
Seperti biasanya setiap hari jam 07.10 WITA saya harus siap-siap berangkat ke kantor, dan sudah menjadi kebiasaan rutin sebelum berangkat ke kantor terlebih dahulu saya harus mengantarkan anak berangkat ke-sekolah di SMP-IT Qordan Hasanah Banjarbaru, dari sana saya langsung menuju ke kantor.
Tepat jam 08.15 WITA saya sudah sampai di kantor, lumayan pegal di jalan sebab jalanya yang saya lewati cukup parah rusaknya. Lima menit berselelang saya harus menuju halaman belakang kantor untuk bersama-sama dengan karyawan lainnya melaksanakan TAISO (Senam dengan iringan musik ala JEPANG), lumayan walaupun hanya ±5 menit TAISO bisa mengurangi pegal-pegal.

Buru-buru setelah melakukan Taiso, saya menuju ke meja dan saya pun mulai mengamati kalender untuk melihat schedule bulan Mei ini dan ternyata besok tanggal merah (Allhamdullilah)
Dengan tidak menyia-yiakan waktu maka saya pun segera menyusun rencapa apa, yang akan di kerjakan besok pada hari libur tersebut……., dan saya pun langsung ingat “saya akan ke kebun”.

Pagi itu setelah berolah raga – bersepeda ontel sampai di Lamapang Murjani – Banjarbaru, saya pun buru-buru mandi, sarapan ala kadarnya dan langsung menuju sepeda motor, setelah sebelumnya mengambil tas ransel yang sudah saya siapkan, tidak banyak bekal yang saya bawa akan tetapi yang pasti bawa camera dan raincoat. Sebelum saya menstater sepeda motor, saya sempat melirik jam tangan, ternyata sudah jam 09.25 WITA, nggak terasa karena kebetulan hari itu cuaca agak mendung “mudah-mudahan nggak hujan sampai kembali ke rumah lagi” – do’a saya dalam hati.
Setelah terguncang-guncang di atas sepeda motor  1,15 jam saya pun akhirnya sampai di kebun yang saya tuju, kebun karet yang selama ini membantu menopang keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Terima kasih “Ya Allah” rasa capek, pegal yang saya rasakan kini sudah terbayarkan ketika saya melihat kebun karet yang jumlah ± 2.150 pohon.

Saya pun langsung mengelilingi sekeliling kebun, dan ketika saya mengelilingi kebun disana saya meihat satu pohon hutan yang cukup besar yang sudah mati merangas, saya ingat sekali ± 8 tahun silam (th 2003) pohon tersebut tumbuh dengan suburnya akan tetapi karena menggagu tanaman mau tidak mau akhirnya saya matikan.
Bersambung…..

Read the rest of this entry

Weekend : Ke Kebun karet bag-1 ….? (kenapa tidak)

Hari ini adalah Sabtu tepatnya tanggal 30 Nopember 2010, adalah hari yang paling saya tunggu-tunggu setelah kurang lebih 2 bulan tidak melihat suasana kebun, wah kangen juga ……

Kebetulan jam di kantor sudah menunjukan jam 12.10 WITA maka sayapun begegas untuk membereskan peralatan kerja seperti membersihkan kondisi meja, memasukan kertas ke dalam order, membereskan order dll (Ceritanya lagi demam 3 “S”  he……. he…….he…….), dan tak lupa membereskan kabel, mouse, laptop dan juga mengecek kembali mantel untuk jaga-jaga kalau hujan.

Setelah semuanya beres saya pun bergegas menuju area pakir yang letaknya di depan kantor (diluar pagar kantor) untuk mengambil kendaraan Honda Mega Pro yang selama ini selalu menemani saya dalam melakukan aktivitas sehari-hari, pagi berangkat dari rumah (jam 07.00 WITA) di Komp. Griya Al-Munawar Asri Blok C-2 Cempaka – Banjarbaru  menuju ke kantor BSKP di Ds. Bentok Darat, kurang lebih 1 jam perjalanan (25 km).

Alhamdullilah, kebetulan hari ini cuaca cukup cerah, saya pun segara men-stater sepada motor untuk segara berangkat menuju kebun, kondisi jalan cukup baik. Disepanjang perjalanan pemandangan yang terlihat adalah kebun kelapa sawit, kebun karet dan ada juga perpaduan antara kedunya yaitu perpaduan antara karet & kelapa sawit.

Sesekali kali saya berpapasan dengan mobil pick up milik petani yang sedang melakukan aktivitas seperti angkut buah sawit, angkut lump dan ada juga angkut bibit karet/ bibit sawit karena kebetulan tahun ini di di Desa Kait-kait tidak ada kemarau jadinya petani agak leluas untuk mengolah kebunnya termasuk menanam atau menyulam tanaman karet atau sawit. Dan yang jelas petani tidak kuatir kalau kebunnya terbakar.

Ini adalah kondisi jalan menuju ke kebun, disepanjang jalan kita bisa menikmati suasana pemandangan perkebunan karet dan kelapa sawit milik petani

 

 Nah.. ini yang tadi saya singgung di atas untuk meng-efisiensikan lahan sebagiannpetani di Desa Kait-kait, Kec. Bati Bati Tanh Laut , ada yang mengkombinasikan  antara tanaman karet dan kelapa sawit…… (bagimana menurut pendapat anda, any commands…..?)

Read the rest of this entry

Bawang Prei dalam Pot

Tanaman ini dalam Bhs Indonesia di sebut Bawang prei dan Leek (Bhs Inggis), tanaman yang memiliki nama latin A. porrum, family Alliaceae, konon menurut sejarah telah dibudidayakan sejak jaman prasejarah.  Tanaman ini telah dikenal secara luas oleh bangsa Yunani kuno dan Roma. (http://www.situshijau.co.id)

Selain sebagai bahan bumbu dapur yang cukup lezat rasanya daun bawang prei ternyata cukup menarik untuk di jadikan penghias halaman dengan cara menanamnya di pot. Nah…. Mau tau bagaiman caranya menanam bawang prei di pot, baca terus.
Read the rest of this entry

Tabulampot Beach Cherry

Beach chery merupakan tanaman perdu yang berasal dari Australia. Namun demikian tanaman ini tumbuh subur dan berbuah terus menerus di Indonesia termasuk daerah  Banjarbaru – Kal Sel. Sosok tanaman perdu, rimbun dengan buah matang warna merah menyala, sehingga layak dan bagus bila dibikin tabulampot (kata Mas Hervin di http://ayoberkebun-hervin.blogspot.com)

Beach Cheery ini saya datangkan dari Malang sekitar bulan April 2010 dari Mas Hervin waktu itu tanaman dikirim dengan menggunakan jasa kurir Pandu Siwi Sentosa, perlajanan dari Malang  ke Banjarbaru cukup jauh dan Allhamdillilah kondisi tanaman tidak stress, Dan untuk adaptasi  kondisi iklim maka sebelum Beach Cherry tersebut saya pindahkan ke pot tanaman tersebut saya tempatkan di bawah pohon yang cukup naung selama +/- 2 minggu dengan intensitas cahaya dibawah 15%. (Foto 1 : Kondisi tanaman pada saat dikirim April 2010)

Read the rest of this entry

Pengolahan sampah rumah tangga denga metode “AN-AEROB 3 LUBANG ABC DALAM 1 SERI”

Komposter anaerob dibuat dengan menggali lubang di tanah, ukurannya 60cm x 60cm dan kedalaman 100cm. Galian tidak disemen, kecuali sekitar lubang di beri 1 bata atau 10 cm di bagian permukaan, yaitu untuk menjaga supaya tidak runtuh. Lubang tanah ini kemudian ditutup dengan beton tipis.

Oleh sebab saya sangat senang dengan komposter anaerob jenis ini, kemudian saya membuat 1 seri komposter yang terdiri dari 3 lubang, ukuran masing-masing lubang sama, dengan jarak antara tiap lubang sekitar 50 cm.
Read the rest of this entry

Cara Mencangkok Buah-Buahan

Tanaman dapat diperbanyak dengan dua cara yaitu secara vegetatif dan generatif :

Cara perbanyakan vegetatif dengan stek, cangkok, sambung dan okulasi

Keuntungan: Lebih cepat berbuah ; Sifat turunan sama dengan induk, sehingga keunggulan sifat induk dapat dipertahankan dan Sifat-sifat yang diinginkan dapat digabung.

Kelemahan: Perakaran kurang baik, Lebih sulit dikerjakan karena membutuhkan keahlian tertentu dan Jangka waktu berbuah lebih pendek.

 

Perbanyakan generatif dengan biji

Keuntungan : Sistem perakaran lebih kuat, Lebih mudah diperbanyak dan  Jangka waktu berbuah lebih panjang.

Kelemahan ; Waktu mulai berbuah lebih lama,  Sifat turunan tidak sama dengan induk, sehingga keunggulan sifat induk tidak dapat dipertahankan dan Beberapa jenis tanaman memproduksi benih sedikit dan terkadang sulit untuk berkecambah.

Nah, berikut saya akan berbagi pengalaman bagaiman cara mencangkok: Read the rest of this entry

Kolam Ikan

Kolam ikan memungkinkan anda menciptakan tempat yang tenang ditaman di mana anda dapat rilex dan melepaskan stress yang dihadapi setiap hari. Bayangkan salah satu pemandangan yang paling membuat suasana rilex yaitu ikan mas cantik yang berenang di antara tanaman air diiringi bunyi percikan air kolam.
Kolam ikan di taman luar rumah anda dengan berbagai tanaman air, dilengkapi air terjun dan benda hidup lainnya, dapat menjadi sumber penghilang stress di kehidupan modern saat ini. Ikan dapat dipilih apakah ikan mas, yang khas misalnya berbagai jenis ikan koi, dapat bertahan pada kebanyakan cuaca dengan biaya perawatan yang relatif murah dengan menggunakan peralatan yang benar. Pada kolam ikan di luar taman rumah biasanya terdapat tanaman air untuk menambah keindahan dan menjaga susunan kimia air yang benar untuk ikan dapat hidup di kolam.
Read the rest of this entry

MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI BUDIDAYA KARET

MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI BUDIDAYA KARET

Untuk membaca artikel tersebut silahkan klik Download

%d blogger menyukai ini: