Buah Putsa – Apel India (part -1)

Putsa adalah tanaman sejenis Aple, konon tanaman ini berasal dari India. Oleh sebab itu Putsa juga dikenal dengan nama  Aple India. Putsa atau Apel India memiliki nama latin Ziziphus Mauritiana Lam, buahnya berukuran sedang dengan warna hijau muda dan berubah menjadi kekuning-kuningan jika sudah matang. Rasa buahnya manis dan renyah.

Menurut penjual bibit online (http://www.sriwijayatani.com) bahwa tanaman Putsa termasuk tanaman yang rajin berbuah dan tidak mengenal musim.  Tidak ada perlakuan khusus yang diperlukan dalam merawat tanaman ini. Yang perlu diperhatikan adalah ; media tanam jangan sampai kering. Jika media tanam kering buahnya akan rusak dan turut kering.

Untuk menebus rasa penasaran saya, saya pun mencoba menkontak penjual bibit  buah online, ehm….. ternyata,  stock-nya ada…. dan harganya relative terjangkau.  

Hari ini tepatnya tangga 4 Desember 2011, tanaman yang saya pesan tiba di Banjarbaru. Buru-buru setalah tanaman berpindah ke tangan saya, media tanam saya ganti dengan media tanam yang baru dengan komposisi 1:1:1 (kotoran ternak + sekam + tanah).

Tak lupa untuk menghindarai bertambah tanaman stress, setalah media saya ganti tanaman tersebut saya pindahkan di bawah pohon Mangga di samping rumah, dan setelah 1,5 bulan,……. eh ternyata dari salah satu tangkainya muncul bakal bunga, Amien…….(1,2,3…… jumlah bunga ada 6). Karena cuaca yang cukup extrim dari total 6 bakal bunga yang jadi buah hanya 2. (gak apa-apa namanya juga baru belajar buah). Nah… ini dia fotonya…..


Tanaman Putsa (Apel India) mulai belajar berbuah setalah 1,5 bulan di ganti media tanam komposisi 1:1:1 (Kotoran ternak, Sekam, tanah)

Ternyata, untuk membuahkan tanaman Apel tidaklah begitu susah, ini buktinya, hanya di tanaman polybag saja tanaman sudah bisa berbuah.

Posted on 17 Januari 2012, in Buah Putsa - Apel India (part -1), Budidaya Buah-Buahan. Bookmark the permalink. 14 Komentar.

  1. Saya juga pernah coba buahnya manis & renyah katanya cocok buah yg lg diet. Saya jg baru beli bunganya banyak tp setelah muncul buahnya masih kecil sudah busuk. Bisa bantunya kenapa ya? Tx soli

    • Yang pernah saya alami, penyebab banyaknya bunga yang rontok pada tanaman Putsa kemungkinan besar faktor cuaca yaitu hujan secara terus menerus, atau bisa juga media tanam pernah kekurangan air.

  2. pak dibanjarbaru tepatnya diman……?
    putsa sy kemaren baru segede kelingking jd hita semua knp ya…..?
    trims…….y dikalsel jg pak,

    • Dear : Sdr Adhi (badrunzebra@rocketmail.com)
      Selamat siang Sdr Adhi, mudah-mudahan kabar baik.
      Saya menanam putsa juga belum lama, jadi mohon maaf saya belum punya pengalaman, tapi kalau saya amati tanaman putsa ini memerlukan media yang keropos. Buah putsa hitam kemungkinan di sebabkan media terlalu lembab.

      Di Kalsel saya tinggal di Banjarbaru (Cempaka), mungkin suatu saat kita bisa bertemu dan berdikusi tentang tanaman.

      Salam
      Johari
      https://a3online.wordpress.com

  3. salam kenal pak klo saya diloktabat pak,alhamdulillah kbr baik pak…
    senang liat tanamannya subur subur pak….
    saya baru 8 bln ni hobi tabulampot pak mengingat gak ada lahan,jd terpaksa di pot aja
    sy lihat beach chery nya jg seger………trims atas jwb an nya pak……..

    • Wah, nggak menyengka bisa ketemu sama-sama orang Banjarbaru di dunia maya, Senang saya bisa kenal, Mas Adhi.
      Saya tinggal di Cempaka dekat gandu Induk Cempaka, jika ada waktu luang bisa main ke rumah untuk diskusi tentang tanaman

      Salam
      Johari

  4. insya allah nt klo ada waktu sy mampir kermh bapak…….
    klo mau kecempaka sebelum gardu induk apa sesudah pak….?

  5. pak td pagi saya kerumah tapi sampean g ada spt nya…
    rmh sampean sebelum yg buat kusen kan pak………?

    • Tadi pagi mas, maksudnya sabtu pagi atau minggu pagi…..
      Kalau Sabtu pagi, kami kan bukan pegawai negeri jadi ya, pasti kerja mas.

      Tapi kalau hari minggu, saya ada di rumah loh mas, kalau pas pian ke rumah dan saya nggak ada paling-paling waktu itu antar anak main bulu tangkis di kelapa gading, tapi kan nggak lama kok.

      Saya yakin pian salah rumah deh….Rumah saya di jalan ke-2 mas (kalau habis dari ruko warna hijau), di depan rumah, di luar pagar ada pohon pinang 3 pohon dan persisi di dalam pagar ada pohon Kelengkeng (seperti yang ada di foto).

      Oh, iya mas, kalau mau ke rumah lagi sms dulu (nomor saya 0812. 5087576) entar diskusinya biar nyaman.
      Salam
      Johari

  6. salam kenal pak, saya orang borneo juga tapi di Bontang Kaltim. Pak, putsa saya berbuah banyak sekali tapi sayangnya selalu kalah dengan lalat buah. Saya sudah bikin perangkap pakai petrogenol, tiap hari banyak sekali lalat terperangkap. Tapi buah putsa saya tetap terserang lalat buah. Bukan hanya putsa pak, saya punya cabai juga pada rontok gara2 lalat buah ini. Mungkin bapak ada ide atau solusi untuk masalah ini?

  7. Salam knal pak yg d banjar,.tdi lgi broasing tentang budidaya putsa,.tau-taux dpt Blog ini, menrik jga hehe..ternyata ad orng bontng yg coment
    oia sy jg dri bontang-tpatx d bontng bru,.sya jga punya putsa skrng umurx 1 thun lbih, pad awal sih kalo berbuah sering rontok tpi seiring bertambh besar, rontok itu sdh jarng bankn buahnya tmbh bnyak..kalo putsa sy jarng bangt terkena lalat buah u/ mnjga buahx lebih mulus lgi saya bungkus dngan pelastik.

  8. Apel india di greenhouse sy…ditanam dgn sistim hidroponik sistim drip….woow buahnya buanyaak…tp besok akan sy jarangkan biar buahnya bisa agak gedean….ttp apa kira2 supermarket mau ya ??

    • Hallo Mas Deddy.
      Wah…. bagus dong mas, boleh di send ke-email saya foto-foto nanti saya bisa upload diblog ini.
      Buah Putsa ini sangat sedikit sekali orang yang mengetahuinya, artinya untuk menawarkan ke konsumen apalagi kalo konsumenya sekelas supermarket perlu usaha yang agak ekstra untuk meyakinkan.

      Tanaman putas ini saya beli beberapa tahun lalu di Malang via. belanja online. Waktu itu saya hanya penasaran aja, apa betul sih apel bisa buah, eh ternyata buah beneran, tapi sayang buahnya nggak bisa besar paling2 baru sebesar bola ping-pong sudah busuk. Terakhir tanaman ini saya ganti media dengan media yang masih baru, ternyata bunga nya lebat. mudah-mudahan bisa menjadi buah.
      Salam
      Johari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: