Weekend : Ke Kebun karet bag-2 ….? (kenapa tidak)

Emmmm, hari ini Senin tepatnya tanggal 16 Mai 2011 udara di wilayah Banjarbaru begitu cerah, matahari bersinar begitu teriknya setalah tadi malam hujan cukup deras
Seperti biasanya setiap hari jam 07.10 WITA saya harus siap-siap berangkat ke kantor, dan sudah menjadi kebiasaan rutin sebelum berangkat ke kantor terlebih dahulu saya harus mengantarkan anak berangkat ke-sekolah di SMP-IT Qordan Hasanah Banjarbaru, dari sana saya langsung menuju ke kantor.
Tepat jam 08.15 WITA saya sudah sampai di kantor, lumayan pegal di jalan sebab jalanya yang saya lewati cukup parah rusaknya. Lima menit berselelang saya harus menuju halaman belakang kantor untuk bersama-sama dengan karyawan lainnya melaksanakan TAISO (Senam dengan iringan musik ala JEPANG), lumayan walaupun hanya ±5 menit TAISO bisa mengurangi pegal-pegal.

Buru-buru setelah melakukan Taiso, saya menuju ke meja dan saya pun mulai mengamati kalender untuk melihat schedule bulan Mei ini dan ternyata besok tanggal merah (Allhamdullilah)
Dengan tidak menyia-yiakan waktu maka saya pun segera menyusun rencapa apa, yang akan di kerjakan besok pada hari libur tersebut……., dan saya pun langsung ingat “saya akan ke kebun”.

Pagi itu setelah berolah raga – bersepeda ontel sampai di Lamapang Murjani – Banjarbaru, saya pun buru-buru mandi, sarapan ala kadarnya dan langsung menuju sepeda motor, setelah sebelumnya mengambil tas ransel yang sudah saya siapkan, tidak banyak bekal yang saya bawa akan tetapi yang pasti bawa camera dan raincoat. Sebelum saya menstater sepeda motor, saya sempat melirik jam tangan, ternyata sudah jam 09.25 WITA, nggak terasa karena kebetulan hari itu cuaca agak mendung “mudah-mudahan nggak hujan sampai kembali ke rumah lagi” – do’a saya dalam hati.
Setelah terguncang-guncang di atas sepeda motor  1,15 jam saya pun akhirnya sampai di kebun yang saya tuju, kebun karet yang selama ini membantu menopang keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Terima kasih “Ya Allah” rasa capek, pegal yang saya rasakan kini sudah terbayarkan ketika saya melihat kebun karet yang jumlah ± 2.150 pohon.

Saya pun langsung mengelilingi sekeliling kebun, dan ketika saya mengelilingi kebun disana saya meihat satu pohon hutan yang cukup besar yang sudah mati merangas, saya ingat sekali ± 8 tahun silam (th 2003) pohon tersebut tumbuh dengan suburnya akan tetapi karena menggagu tanaman mau tidak mau akhirnya saya matikan.
Bersambung…..


(Latex sisa pulungan hari kemarin yang sudah menjadi lump, terlihat di dalam magkok ada sisa air hujan )

Posted on 19 Mei 2011, in Budidaya Karet, Weekend : Ke Kebun karet bag-2 ..?. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: