Inilah cara memanfaatkan sampah plastik menjadi polybag.

DSC00316Hampir setiap orang mengenal yang namanya plastik, plastik bagaikan kebutuhan pokok manusia yang perannya sangat besar sekali dalam kehidupan. Kita tidak bisa bayangkan bagaimana jadinya jika tidak ada plastik, bagaimana kita membungkus belanjaan ketika belanja di pasar, bagiamana perusahaan mengemas produk-produk yang di hasilkan agar sampai ke tangan konsumen dan banyak lagi.

Akan tetapi tanpa kita sadarai plastik-pastik bekas yang berasal dari sisa pembungkus makanan, sisa belanjaan atau sisa-sisa lainnya begitu menumpuk dimana-mana, dan jika hal ini tidak kita sikapi dengan cara yang bijaksana tentunya akan menimbulkan dampak yang serius terjadap kehidupan ini.

Inisiatif untuk mengurangi dampak penggunaan plastik perlu di kampayekan dalam rangka untuk mengurangi dampak serius pengguaan plastik.  Beberapa alternaif bisa dilakukan diantaranya seperti yang saya lakukan di rumah yaitu memanfaat ex kemasan makanan untuk media menyemai tanaman atau ploybag. Tapi jangan lupa setiap plastik yang digunakan harus dilubang terlebih dulu agar air yang masuk bisa langsung keluar dan tanaman menjadi seger. selamat mencoba

DSC00855

Penggunaan ek. pembungkus makanan sebagai media semai tanaman (polybag) bisa mengurangi dampak serius sampah plastik

DSC00316Plastik ek. pembungkus permen; ek. kemasan chicken nugget juga  bisa di manfatakan untuk polybag

Menyulap sampah plastic menjadi polybag

DSC00855Sore ini ketika saya mau menyapu halaman belakang secara tak sengaja saya pun melihat sampah-sampah plastic yang sudah 2 bulan belum sempat saya buang, saya pun berfikir kapan nih akan membuang sampah ke TPA. (jangan salah sampah plactik di rumah saya walupun sudah 2 bulan tidak akan berbau karena sampah tersebut sudah saya pisahkan antara organik dan an-organik, untuk sampah organik saya olah menjadi kompos sedangkan an-organik mau nggak mau saya buang ke TPA, baca : https://a3online.wordpress.com/category/pengolahan-sampah/mengolah-sampah-rumah-tangga-dengan-nyaman-dan-aman/)

Jika kita mau mengamati bersama, ternyata komposisi sampah organik dan an-organik yang di hasilkan dari aktivitas rumah tangga komposisinya bisa mencapai 1: 2 artinya bahwa sampah an-organik jauh lebih banyak jumlah dibandingkan dengan sampah organik. Nah, jika hal tersebut tidak kita sikapi dengan bijaksana, kita bayangkan berapa banyak sampah an-orgaik khususnya plastik yang bakal mencemari bumi ini. Konon sampah plastik ini jika tidak diolah, baru akan bisa hancur selama lebih 100 tahun…??.

Berbicara sampah plastic, mungkin hal dibawah ini bisa anda lakukan, untuk sekedar mengurangi sampah yang ada di rumah anda. Jika dilihat dari volume tidak banyak, akan tetapi jika semua orang bisa perduli, paling tidak beban pemerintah dalam menanggani sampah akan berkurang.

DSC00817

DSC00828

DSC00848

DSC00855

Nah, ini dia …Saya menggunakan plastic ex. pembungus produk makanan; detegen untuk saya gunakan sebagai polybag untuk menanam tanaman, sebelum tanaman-tnman tersebut saya tanam di lokasi. Untuk anda yang akan mencoba di rumah jangan lupa setelah plastic di isi media tanam, harus di beri lobang terlebih dulu.

End

Wisata Kebun Karet

Wisata kebun karet-1Di tengah kian maraknya tempat wisata alam, ternyata keindahan perkebunan karet tidak kalah bagusnya dengan tempat wisata yang dikelola secara professional. Karena itu bagi anda yang ingin mengenalkan wisata ini ke putra-putri anda tempat ini paling cocok untuk menjadi alternative tujuan anda (berwisata pendidikan, he…he…)

Perkebunan karet ini selain menawarkan pemandangan alam dan hawa sejuk, juga bisa dimanfaatkan oleh keluarga sebagai media pengenalan  bagaimana tahapan demi tahapan pohon kerat tersebut ditanam yang pada akhirnya dapat di panen. Tentu saja ada di antara kita yang kurang menyadari bahwa bahwa produk-produk karet, ambil contoh Ban dibuat dengan mengumpulkan tetes demi tetes latex yang kemudian di tampung dalam mangkok mungil yang diikatkan di pohon.

Sembari menikmati hawa sejuk kebun, asyik juga suasana petualangannya. Nih coba lihat kalo nggak percaya. Anak saya pun asyik sekali bermain sepeda, sang kakak pakai sepeda motor dan sang adik pakai sepeda ontel.  Tapi yang perlu saya ingatkan, bagi anda yang mau mencoba jangan lupa untuk pakai obat nyamuk oles sebelum berangkat.

Wisata kebun karet-2Selain udaranya yang sejuk ternyata wisata dikebun karet dengan sepeda ontel-pun sangat mengasyikan. nggak percaya, silahkan coba…..??

Walupun harga karet saat ini sedang lesu, akan tetapi keceraiaan untuk menikmati suasana kebun tidak berkurang sedikitpun. Masih sangat lekat dalam ingatan saya, sekitar tahun 2010 an yang lalu ketika harga karet menembus harga Rp 17.500 / kg basah, aduh…..enjoy sekali, semua standard kebun bisa kita penuhi mulai dari mulai dari herbisda setiap 6 bulan, pergantian mangkok, pergantian tanlang dll. Tapi ketika harga karet seperti saat ini yang hanya Rp 6.000 / kg basah, seolah-olah mau gerak pun susah.

Tapi tidak apa-apa.
Harus bersyukur, karena Allah pun telah berjanji yang inti nya “barang siapa bersyukur maka akan kutambah rezeki dan barang siapa yang kufur, ingkar maka azap Allah sangat pedih.

End.

Tanam sayur dengan media sampah

???????????????????????????????Hari ini sabtu, saya masih ingat dengan jadwal yang sudah saya angan-angankan kemarin sore, yah…. hari ini saya akan panen sampah. Tak terasa sudah hampir 3 tahun saya membuat tempat sampah sistem ini dan saya pun sudah bisa rasakan betapa besarnya manfaat. Selain saya tidak perlu report untuk membuang sampah tiap hari ke TPS, saya pun nggak perlu mengeluarkan uang tambahan hanya sekedar untuk membeli media tanam.

Nah kali ini saya pun akan memanfaatkan sampah tersebut sebagai media tanam untuk tanaman tomat dan cabe, sengaja saya pilih tomat dan cabe karena umur tanaman relative pendek dan mudah untuk merawatnya.  Walupun media tanam ini berasal dari sampah, tidak kalah suburnya jika dibandingkan dengan media-media yang lainya.

???????????????????????????????Kondisi tanaman yang berumur 2 minggu

Tanam sayur dengan media sampah (4)Kondisi tanaman yang berumur 1,5 bulan.

Tanam sayur dengan media sampah (1)Tomat yang sudah mendekati masa penen

Nah..gimana subur-subur bukan, untuk itu mulai sekarang jangan ragu lagi untuk menanam sayur, dan satu lagi untuk mengolah sampah rumah tangga. selamat mencoba

-End-

Adenium (Kamboja Jepang)

DSCF2633Adenium merupakan tanaman hias yang layak untuk di gemari. Tanaman adenium atau dalam bahasa umum masyarakat menyebutnya dengan sebutan “kamboja jepang” mempunyai keunikan yang tidak di miliki tanaman lainnya, contoh yang sangat dominan adalah keunikan akar, tanaman ini mempunyai akar yang sangat bagus selain itu tanaman ini tanaman ini sangat mudah di sambung (“grafting”) dengan varietas yang lainnya untuk mendapatkan bunga yang bervariasi “grafting”

Berbicara tentang penggemar tanaman Adenium, rupanya tanaman ini mempunyai penggemar yang sangat banyak mulai dari kalangan bawah sampai kalangan elit, mulai kalangan desa sampai kalangan perkotaan, bagaimana cara membuktikanya…..?? he..he…..Kita bisa lihat bahwa tanaman ini banyak sekali kita jumpai di rumah mewah, di kompek perumahan tanaman ini juga mudah kita jumpai, di  desa-desa banyak, bahkan tanaman ini juga ada di rumah di kolong jembatan….??

Berbicara adenium, kebetulan saya memiliki beberapa pohon yang saya tanam di dalam pot, Ehmm…. ternyata tanaman ini tidak begitu sulit untuk membudidayakan terbukti tanaman ini sangat bagus pertumbuhanya.

Dari buku-buku yang saya baca tanaman adenium ini tidak suka dengan kelembaban, artinya tanaman ini harus full kena sinar matahari  dan satu lagi media yang di gunakan harus bersifat keropos artinya di dalam pot tidak boleh ada air yang menggenang. Untuk media saya menggunakan campuran tanah ; pupuk ex sampah rumah tangga; sekam dengan perbandingan 1:2:1.

DSCF2631

DSCF2635

Dengan media campuran tanah ; pupuk ex sampah rumah tangga; sekam dengan perbandingan 1:2:1, tanaman ini tumbuh dengan subur

 

DSCF2630

DSCF2629

Tanaman Adnium bisa tumbuh subur dan memiliki bongol yang besar

Ciri Kelengkeng “Diamon River”

Saat ini tanaman kelengkeng khususnya kelengkeng dataran rendah banyak sekali varietas-nya, terkadang saking banyaknya bagi orang awam sangat sulit untuk membedakan antara varietas  satu dengan yang lainnya. Dan masing-masing varietas memiliki kelebihan dan kekurangan.

Bagi anda yang tertarik untuk membudidaya kan kelengkeng, baik itu skala komersial ataupun hanya untuk mengisi waktu luang anda, ada baiknya anda pelajari dulu ciri-ciri kelengkang yang akan di tanam, agar nantinya ada kata menyesal.

Berikut ini adalah ciri tanaman kelengkeng Diamnon river :

1.  Tajuk Daun.

Dari pengamatan yang saya lakukan kelengkeng jenis Diamon river ini cenderung memiliki tajuk daun yang rimbun melebar ke samping.

2. Percabagan

Ciri lainnya adalah percabangan yang cukup  banyak, Ciri lainya yang mudah di kenali  adalah kenis percabangan yang cukup banyak, itu sebabnya kelangkeng ini sangat cocok di tanam di dalam POT.

 

3.  Bentuk Daun

Ciri khas daunnya adalah berwarna hijau cerah, lebar, dan ciri yang paling dominan adalah tepi an daun sedikit bergelombang

4. Buah

Nah sekarang kita berbicara buah, buah varietas Diamon river cenderung berair, jangan heran kalau kita habis menikmati buah kelengkeng di tangan agak lengket (pliket Bhs. Jawa)

 

Yuk, Panen Kelengkeng

IDEALNYA, sebuah pohon yang ditanaman di halaman depan rumah tidak sekadar cantik secara fisik, tapi juga tumbuh dan berfungsi secara optimal. Dan yang paling penting adalah pohon yang kita tanam bisa bebuah seperti yang kita harapkan

Bercerita tentang tanaman khusus nya tanaman yang di tanam di halaman rumah, kebetulan didepan ada pohon Kelangkeng jenis Diamon river. Pohon tersebut ditanam persis di depan rumah bersebelahan dengan sumur gali.

Uuntuk mengantisipasi akar tanaman ini merusak struktur bangunan sengaja lubang tanaman dibuat cukup dalam (± 80 cm).

Dan syukur Alhamdullilah pohon kelengkeng yang saya tanam  beberapa tahun yang lalu sudah berbuah, kali ini adalah buah yang pertama, cukup lebat  dan e ehmmm……ternyata manis….. (Saking manisnya, anak saya pun akhi kerasan di bawah pohon)

Ayo, petik terus…… Read the rest of this entry

Yuk, Panen pupuk organik

Hari ini tepat 1 bulan lebih 3 hari, sampah rumah tangga dan sampah dari sisa-sisa tanaman hasil dari pembersihan taman di rumah diproses dengan teknik “ AN AEROB 3 LUBANG”

Perlahan beton tipis penutup tempat sampah di buka dan hasilnya, ehmm….. ternyata sukses, buktinya sampah tidak lagi mengeluarkan bau, sampah berwarna ke hitam-hitaman dan sampahpun akan semakin sedikit (pada saat awal proses lubang sampah ini penuh, tapi kini tinggal setengahnya saja) Read the rest of this entry

Buah Putsa – Apel India (part -1)

Putsa adalah tanaman sejenis Aple, konon tanaman ini berasal dari India. Oleh sebab itu Putsa juga dikenal dengan nama  Aple India. Putsa atau Apel India memiliki nama latin Ziziphus Mauritiana Lam, buahnya berukuran sedang dengan warna hijau muda dan berubah menjadi kekuning-kuningan jika sudah matang. Rasa buahnya manis dan renyah.

Menurut penjual bibit online (http://www.sriwijayatani.com) bahwa tanaman Putsa termasuk tanaman yang rajin berbuah dan tidak mengenal musim.  Tidak ada perlakuan khusus yang diperlukan dalam merawat tanaman ini. Yang perlu diperhatikan adalah ; media tanam jangan sampai kering. Jika media tanam kering buahnya akan rusak dan turut kering.

Untuk menebus rasa penasaran saya, saya pun mencoba menkontak penjual bibit  buah online, ehm….. ternyata,  stock-nya ada…. dan harganya relative terjangkau.  

Hari ini tepatnya tangga 4 Desember 2011, tanaman yang saya pesan tiba di Banjarbaru. Buru-buru setalah tanaman berpindah ke tangan saya, media tanam saya ganti dengan media tanam yang baru dengan komposisi 1:1:1 (kotoran ternak + sekam + tanah). Read the rest of this entry

Ternyata…., Kelengkeng bisa berbuah di Banjarbaru (Kal Sel)

Bulan ini (Jan 2012) genap 2 tahun, kelengkeng yang saya tanam di depan rumah. Ingat sekali waktu itu bulan Nopember 2011, kelengkeng yang saya tanam hampir saja saya tebang.. (buat apa tanam Kelengkeng, toh gak mau buah juga, mending  tanam  mangga atau rambutan saja, sudah terbukti bisa buah, pikir saya waktu itu).

Ternyata apa yang waktu itu pernah terlintas di dalam pikirkan saya, tidak terbukti alias berbalik 180°, kelengkeng yang saya tanam ternyata bisa berbuah.

Semua nya berawal dari kebiasaaan rutin, sore itu setelah pulang kerja ± jam 06.00 sore,  saya menyiapkan pupuk untuk memupuk beberapa Tabulampot dibelakang rumah. Pas giliran memupuk Tabulampot Kelengkeng Aroma Durian yang saya belu beberapa waktu yang lalu saya terkejut, lho… ini sepertinya bakal bunga…….Setelah beberapa hari ternyata IYA.

Lalu saya pun mulai penasaran, kok tanaman Kelengkeng Diamon River yang saya tanam di depan rumah belum bunga, apa ada yang salah,  padahal sudah pohonya besar, (alah….. jangan-jangan saya di tipu oleh penjual lengkeng, pikir saya, jangan-jangan lagi mata enters yang di gunakan untuk okulasi bukan berasal dari lengkeng Diamon river) Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: